Berdasarkan diferensiasi produk, Kotler (2009:9) mengemukakan
dimensi kualitas kedalam 9 (sembilan) dimensi yang dapat digunakan
sebagai dasar perencanaan strategis terutama bagi perusahaan atas
manufaktur yang menghasilkan suatu barang adalah :
1) Bentuk yaitu mendiferensiasikan berdasarkan bentuk, ukuran, modal,
atau struktur fisik produk.
Konsumen dalam memilih produk hal yang paling utama diperhatikan
bentuknya. Apabila bentuknya bagus sesuai dengan keinginan
konsumen maka konsumen akan ememutuskan untuk memilih produk
tersebut.
2) Keistimewaan (Features ) yaitu karakteristik pelengkap atau tambahan
fungsi dasar produk.
Perusahaan dalam menciptakan produk selalu memberikan
keistimewaan pada produknya. Setiap produk yang diciptakan
memiliki keistimewaan yang berbeda- beda sesuai dengan fungsi
masing – masing produk.
3) Mutu Kinerja yaitu produk ditetapkan pada salah satu empat level
kinerja yaitu, rendah, rata-rata, dan super. Mutu kinerja mangacu pada
level dimana karakteristik dasar produk tersebut beroperasi.
4) Mutu kesesuaian yaitu tingkat dimana semua unit yang diproduksi
adalah memenuhi spesifikasi sasaran yang dijanjikan.
Apabila mutu suatu produk tidak sesuai dengan spesifikasi yang
dijanjikan, maka perusahaan gagal dalam menciptakan produk. Hal
tersebut dikarenakan mutu yang dirasakan konsumen saat memakai
produk tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan oleh
produk tesebut.
5) Daya tahan (durability) yaitu berapa lama produk dapat terus
dipergunakan. Semakin lama produk dapat digunakan maka produk
tersebut memiliki kualitas yang baik. Karena produk yang baik
memiliki daya tahan yang baik pula walaupun terus dipakai.
6) Mudah diperbaiki yaitu meliputi kemudahan untuk diperbaiki suatu
produk yang rusak atau gagal memenuhi standar-standar yang telah
ditetapkan sebelumnya.
7) Keandalan yaitu keadaan tidak berfungsi (malfunction) pada suatu
periode. Keandalan suatu produk yang menandakan tingkat kualitas
sangat berarti bago konsumen dalam memilih produk.
8) Gaya yaitumenyangkut daya tarik produk. Semakin tinggi daya tarik
sebuah produk, maka semakin tertarik pula konsumen pada produk
tersebut. Sehingga menimbulkan perasaan tersendiri pada konsumen
setelah membeli dan memakai produk tersebut.
9) Rancangan yaitu menyangkut totalitas keistimewaan yang
mempengaruhi penampilan dan fungsi suatu produk dari segi
kebutuhan pelanggan.
Berdasarkan dimensi kualitas produk dapat disimpulkan bahwa
sebelum menciptakan sebuah produk untuk dipasarkan kepada
konsumen maka perusahaan terlebih dahulu membuat rancangan
produk. Rancangan tersebut termasuk didalamnya adalah
keistimewaan dan fungsi dari produk yang akan diproduksi tersebut.
Hal tersebut bertujuan agar produk yang diciptakan sesuai dengan
keinginan dan kebutuhan konsumen.
