Menurut Keller dalam (Suleman et al., 2018), terdapat beberapa faktor-faktor yang
dapat membentuk citra merek, yaitu:
- Strength of Brand Association, yang mana hal ini berisi mengenai informasiinformasi yang tertanam dalam benak konsumen yang akan terproses dalam
memori konsumen dan menjadi bagian dari citra merek. - Favorability of Brand Association, yakni keberhasilan dari pemasaran yang
dalam prosesnya dapat menciptakan asosiasi merek yang dapat dipercayai oleh
konsumen. - The Uniqueness of Brand Association, dimana apabila perusahaan ingin
konsumen untuk memilih merek tertentu maka merek tersebut haruslah
mengungguli kompetisi dalam industrinya.
