WoM adalah sebuah proses komunikasi dari mulut ke
mulut berupa pemberian rekomendasi yang terbaik secara individu
maupun kelompok terhadap sutu produk atau jasa yang di tawarkan
yang tujuannya tidak lain untuk memberikan informasi secara
personal (Kotler & Keller, 2012). WoM dapat berupa rekomendasi
maupun komentar yang dengan sepontan di sebarkan oleh para
konsumen berdasarakn pengalaman yang di terima atau di rasakan
para konsumen setelah melakukan pembelian yangmana memiliki
pengaruh yang kuat terhadap pengambilan keputusan terakir.
Menurut Hasan (2010). WoM adalah sebuah rekomendasi,
pujian dan komentar pelanggan yang berdasarkan pengalaman
mereka atas layanan jasa maupun produk yang benar-benar
mempengaruhi keputusan pelanggan atau prilaku pembelian
mereka. WoM merupakan slah satu sumber informasi paling
berpengaruh yang di berikan oleh para konsumen. WoM
mempengaruhi prilaku konsumen dengan menciptakan kesadaran,
mengibah dan mengkonfirmasi pendapat, menciptakan untuk
membeli sebuah produk/merek. Dalam kaitanya denagn WoM,
Kotller & Keller (2008) berpendapat bahwa keseluruhan
komunikasi personal dalam ucapan maupun perkataan dari mulut
ke mulut bisa menjadi metode promosi yang efektif karena pada
umumnya disampaikan dari konsumen oleh konsumen dan untuk
konsumen, sehingga para konsumen yang merasa puas menjadi
media iklan bagi prusahaan. Rekomendasi WoM memiliki
pengaruh yang besar dan berdampak untuk pemasaran di
bandingkan dengan komunikasi lainnya. Karena para konsumen
lain akan berbicara dengan para konsumen lainnya juga.
Manfaat dari word of mouth sebagai sumber infomasi yang
kuat dalam memberikan pengaruh keputusan pembelian (Hasan.
2010). 1) word of mouth adalah sumber informasi yang jujur
(ketika informasi datang dari seorang teman bisa dibilang lebih
jujur karena tidak ada association dari orang dengan perusahaan).
2) word og mouth sangatlah kuat dikarenakan memberikan manfaat
kepada yang bertanya dengan seseorang yeng memiliki
pengalaman lagsung tentang produk itu sendiri yang mana dapat
dari kerabat atau temannya yang lain.3) word of mouth mampu
menjadi media iklan yang informal. 6) word of mouth tidak
dibataasi ruang dan waktu maupun kendala lainnya seperti, ikatan
social, keluarga atau hambatan fisik lainnya.
