Konsep Pemasaran Jasa


Pemasaran dalam suatu perusahaan memegang peranan yang sangat
penting, karena pemasaran merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk
mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan, melakukan perkembangan
terhadap perusahaan dan untuk pencapaian tujuan perusahaan untuk memperoleh
laba. Masyarakat awam pada umumnya seringkali menyamakan pemasaran dengan
penjualan. Pandangan ini terlalu sempit karena penjualan hanya satu dari beberapa
aspek yang ada pada pemasaran. Pemasaran berusahan mengidentifikasikan
kebutuhan dan keiginan konsumen pasar sasarannya serta bagaimana memuaskan
mereka melalui proses pertukaran dengan tetap memperhatikan semua pihak dan
tujuan yang terkait dengan kepentingan perusahaan.
Pengertian pemasaran (marketing) oleh para ahli dikemukakan berbedabeda dalam penyajian dan penekanannya, tetapi semua itu sebenarnya mempunyai
pengertian yang hampir sama antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini beberapa
definisi mengenai pemasaran yang penulis kutip dari para ahli:
Menurut Philip Kotler yang di alih bahasakan oleh Benjamin Molan
(2008:5) “Pemasaran adalah mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia
dan sosial. Memenuhi kebutuhan dengan cara menguntungkan”. Selanjutnya
menurut Kotler (1972) yang dikutip oleh Fandy Tjiptono (2014:2) “Pemasaran
terdiri atas semua aktifitas yang dirancang untuk menghasilkan dan memfasilitasi
16
setiap pertukaran yang dimaksudkan untuk memuaskan kebutuhan atau keinginan
konsumen”.
Definisi diatas dapat dipahami bahwa pemasaran adalah suatu proses sosial dan
manajerial dari individu dan kelompok untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan
melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran (nilai) produk dengan pihak lain,
dimana hal ini juga diharapkan mampu memberikan kepuasan kepada konsumen.
Pemasaran berisi terminologi kunci yaitu kebutuhan, keinginan dan
permintaan: nilai, kepuasan dan kualitas, pertukaran, transaksi dan hubungan serta
pasar. Disamping itu pemasaran merupakan konsep bagaimana sebaiknya
pemasaran berhubungan dengan pasar secara menguntungkan. Oleh karena itu agar
kegiatan-kegiatan tersebut berdaya dan berhasil guna maka diperlukan
perencanaan, koordinasi, implementasi dan pengendalian pemasaran. Untuk itu
diperlukan pengetahuan yang menyangkut dengan manajemen pemasaran.