Metode penetapan harga secara garis besar dapat dikelompokan menjadi
empat kategori utama, yaitu metode penetapan harga berbasis permintaan,
berbasis biaya, berbasis laba, dan berbasis persaingan. Menurut (Indrasari M,
2019 :40) yang menjelaskan metode metode penetapan harga sebagai berikut :
a. Metode Penetapan Harga Berbasis
Permintaan adalah suatu metode yang menekankan pada faktor-faktor yang
mempengaruhi selera dan referensi pelanggan dari faktor-faktor seperti biaya,
laba, dan persaingan. Permintaan pelanggan sendiri didasarkan pada berbagai
pertimbangan.
b. Metode Penetapan Harga Berbasis Biaya
Faktor penentu harga dalam metode ini, yang utama adalah aspek penawaran
atau biaya bukan aspek penawaran atau biaya bukan aspek permintaan. Harga
ditentukan berdasarkan biaya produksi dan pemasaran yang ditambah dengan
jumlah tertentu sehingga dapat menutupi biaya-biaya langsung, biaya overhead
dan laba.
c. Metode Penetapan Harga Berbasis Laba
Metode ini berusaha menyeimbangkan pendapatan dan biaya dalam penetapan
harganya. Upaya ini dapat dilakukan atas dasar target volume laba spesifik atau
dinyatakan dalam bentuk persentase terhadap penjualan atau investasi. Metode
penetapan harga berbasis laba ini terdiri dari target harga keuntungan, target
pengembalian atasa harga jual, dan target pengembalian atas harga investasi.
d. Metode Penetapan Harga Berbasis Persaingan
Selain berdasarkan pada pertimbangan biaya, permintaan atau laba, harga juga
dapat ditetapkan atas dasar persaingan, yaitu apa yang dilakukan pesaing.
Metode penetapan harga berbasis persaingan terdiri dari harga diatas pada, atau
dibawah harga pasar harga kerugian pemimpin dan harga penawaran yang
disegel.
