Berikut ini adalah definisi manajemen strategi yang dilontarkan oleh para ahli.
Menurut David (2006:5) manajemen strategis (strategic management) dapat
didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk memformulasi, mengimplementasi, dan
mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat
mencapai tujuannya. Berbeda dengan pendapat David, menurut Daft (2007:213)
manajemen strategis adalah kumpulan keputusan dan tindakan yang digunakan
dalam penyusunan dan implementasi strategi yang akan menghasilkan kesesuaian
superior yang kompetitif antara organisasi dan lingkungannya untuk meraih
tujuan organisasi
David dalam bukunya Manajemen Strategis (2006:6) mengatakan bahwa proses
manajemen strategi terdiri dari tiga tahap yaitu:
- Formulasi strategi
Formulasi strategi adalah tahap menentukan aktivitas-aktivitas yang
berhubungan dengan pencapaian tujuan. Formulasi strategi dapat juga
diartikan sebagai serangkaian proses yang terlibat dalam penciptaan atau
penentuan strategi organisasi. Formulasi strategi termasuk menyiapkan
strategi, pemilihan strategi, menetapkan strategi yang akan digunakan,
mengembangkan visi dan misi, mengidentifikasi peluang dan ancaman,
menentukan kekuatan dan kelemahan internal, dan menetapkan tujuan jangka
panjang. - Implementasi strategi
Implementasi strategi adalah metode yang digunakan untuk
mengoperasionalisasikan atau melaksanakan strategi dalam organisasi. Tahap
ini adalah tahapan di mana strategi yang telah diformulasikan tersebut
kemudian diimplementasikan. Perbedaan utama antara formulasi strategi dan
implementasi strategi sejalan dengan perbandingan antara isi dengan proses.
Tahap formulasi strategi menentukan isi strategi, sedangkan tahap
implementasi strategi berfokus pada bagaimana strategi dicapai. Implementasi
strategi mensyaratkan perusahaan untuk menetapkan tujuan tahunan,
menetapkan kebijakan, mengalokasikan sumber daya, mengubah struktur
organisasi yang ada, restrukturisasi dan desain ulang, merevisi rencana insentif
dan pemberian imbalan kepada karyawan, meminimalkan resistensi terhadap
perubahan, mengembangkan budaya yang mendukung strategi,
mengadaptasikan proses produksi atau operasi, mengembangkan fungsi sumber
daya manusia yang efektif, dan jika perlu melakukan penyusutan ukuran
perusahaan. - Evaluasi strategi
Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategi. Evaluasi
strategi berhubungan dengan penilaian dampak keseluruhan dan ketepatan
strategi secara keseluruhan. Evaluasi strategi merupakan suatu usaha untuk
memastikan suatu strategi yang telah ditetapkan terlaksana dengan tepat dan
mencapai tujuan perusahaan. Terdapat tiga aktivitas dasar evaluasi strategi
yaitu: meninjau ulang faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar strategi
saat ini, mengukur kinerja, serta mengambil tindakan korektif.
