Istilah operasi menunjuk pada konsep perubahan dengan penekannya yaitu
nilai tambah. Kosasih (2009:3) mengungkapkan bahwa manajemen operasi
adalah suatu kegiatan yang mengolah faktor-faktor produksi untuk
menciptakan produk (barang atau jasa) agar bernilai tambah (added value)
melalui proses transformasi. Faktor faktor produksi tersebut meliputi bahan- bahan yang dihasilkan oleh alam seperti berbagai hasil tambang, pertanian,
peternakan, kehutanan, perikanan atau perkebunan. Semuanya itu disebut
sumber daya alam (natural resources). Faktor produksi bukan hanya sumber
daya alam saja, tetapi juga sumber daya manusia (human resources), sumber
daya modal (capital resources), mesin-mesin, metode bahkan juga informasi
dan waktu. Semua faktor produksi itu disebut sebagai input, kemudian
dirancang (designed) dan diolah (processed) menjadi produk (output) yang
bernilai tambah.
