Menurut Kartajaya (2010: 62), karakteristik loyalitas nasabah dapat
didasarkan pada perilaku pembeli antara lain:
a. Melakukan pembelian berulang secara teratur (repeat purchase).
b. Membeli antarlini produk dan jasa (purchase across product lines).
c. Mereferensikan kepada orang lain (referrals).
d. Menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari pesaing (retention).
Nasabah yang loyal merupakan aset yang tidak ternilai bagi perusahaan.
Tjiptono (2016:111) mengemukakan beberapa karakteristik nasabah yang loyal,
diantaranya adalah:
a. Melakukan pembelian yang konsisten.
b. Nasabah membeli kembali produk yang sama yang ditawarkan oleh
perusahaan.
c. Merekomendasikan produk perusahaan kepada orang lain. Nasabah
melakukan komunikasi dari mulut ke mulut berkenaan dengan produk
tersebut kepada orang lain.
d. Nasabah tidak akan beralih ke produk pesaing. Nasabah tidak tertarik
terhadap produk sejenis dari perusahaan lain.
Menurut Utami (2015), indikator loyalitas nasabah adalah sebagai berikut:
a. Repurchase: Para nasabah menggunakan kembali produk-produk bank
syariah.
b. Buying between product lines and services: Para nasabah menambah
menggunakan produk-produk yang lain yang di tawarkan bank syariah.
c. Refer to others: Para nasabah merekomendasikan produk-produk bank syariah
kepada orang lain.
d. Immunity against Competitors: Para nasabah menolak untuk mengakui adanya
jenis-jenis produk bank lain
