Aspek Desain Produk


Menurut Kotler dan Keller (2009:10) terdapat aspek-aspek desain produk,
yaitu mencakup:

  1. Bentuk
    Banyak produk dapat diferensiasikan berdasarkan bentuk – ukuran, bentuk
    atau struktur fisik produk.
  2. Fitur
    Sebagian besar produk dapat ditawarkan dengan memvariasikan fitur yang
    melengkapi fungsi dasar mereka. Sebuah perusahaan dapat mengidentifikasi
    dan memilih fitur baru yang tepat dengan mensurvei pembeli terbaru dan
    kemudian menghitung perbandingan nilai pelanggan dan biaya perusahaan
    untuk setiap fitur potensial.
  3. Kinerja
    Merupakan tingkat dimana karakteristik utama produk beroprasi. Kualitas
    menjadi dimensi yang semakin penting untuk diferensiasi ketika perusahaan
    menerapkan sebuah model nilai dan memberikan kualitas yang lebih tinggi
    dengan uang yang lebih rendah.
  4. Kesesuaian
    Merupakan tingkat dimana semua unit yang diproduksi identik dan memenuhi
    spesifikasi yang dijanjikan.
  5. Ketahanan
    Merupakan ukuran umur operasi produk dalam kondisi biasa atau penuh
    tekanan, merupakan atribut berharga untuk produk-produk tertentu.
  6. Kehandalan
    Merupakan ukuran probabilitas bahwa produk tidak akan mengalami
    malfungsi atau gagal dalam periode waktu. Suatu produk dikatakan baik akan
    memilki keandalan sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
  7. Gaya
    Gaya menggambarkan penampilan dan rasa produk kepada pembeli. Gaya
    adalah kelebihan dalam menciptakan perbedaan yang sulit ditiru. Gaya bisa
    menarik atau bahkan membosankan. Gaya sensasional bisa menarik perhatian
    dan menghasilkan estetika yang indah, tetapi gaya tersebut tidak benar-benar
    membuat kinerja produk menjadi lebih baik.
  8. Kemudahan Perbaikan
    Merupakan ukuran kemudahan perbaikan produk ketika produk itu rusak,
    tidak berfungsi atau gagal. Kemudahan perbaikan yang ideal terjadi jika
    pengguna dapat memperbaiki sendiri produk tersebut dengan sedikit biaya dan
    waktu