Produk merupakan titik pusat dari kegiatan pemasaran karena produk merupakan
hasil dari suatu kegiatan perusahaan yang dapat ditawarkan kepasar untuk dibeli, digunakan
atau dikonsumsi yang tujuannya untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen.
Menurut Kotler dan Armstrong (2017:244) produk didefinisikan sebagai apa pun
yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan peratian, akuisisi, penggunaan, atau
konsumsi yang mungkin memuaskan keinginan atau kebutuhan. Produk mencakup lebih
dari sekedar benda berwujud, seperti mobil, pakian, atau ponsel. Didefinisikan secara luas,
produk juga termasuk layanan, acara, orang, tempat, organisasi, dan ide atau campuran dari
ini.
Menurut Fandy Tjiptono (2015:231) produk adalah sebagai pemahaman subyektif
produsen atas ‘sesuatu’ yang bisa ditawarkan sebagai usaha untuk mencapai tujuan
organisasi melalui pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen, sesuai dengan
kompetensi dan kapasitas organisasi serta daya beli pasar
