Indikator Keputusan Pembelian


Sebagai konsumen, tentu kita memiliki beberapa pertimbangan sebelum
melakukan keputusan pembelian terhadap suatu produk yang akan kita
gunakan. Berarti terdapat beberapa indikator yang dapat mempengaruhi
keputusan pembelian.
Menurut Kotler & Keller (2009:184) dalam Prawiratmojo (2017)
menyatakan “bahwa dalam melakukan pembelian terdapat lima tahapan
bagaimana konsumen membuat keputusan pembeliannya, yaitu
pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan
pembelian, perilaku pascapembelian.Proses pengambilan keputusan
pembelian suatu produk dapat digambarkan dalam tahapan- tahapan
Keputusan pembelian sebagai berikut :
a. Pengenalan Masalah
Proses pembelian dimulai ketika pembeli mengenal suatu masalah
atau kebutuhan. Pengenalan kebutuhan ini mengenai adanya
kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi dan terpuaskan.
b. Pencarian informasi
Seseorang yang penasaran akan berusaha mencari lebih banyak
informasi yang terlibat dalam pencarian akan kebutuhan. Pencarian
merupakan aktifitas termotivasi dari pengetahuan yang tersimpan
dalam ingatan dan perolehan informasi dari lingkungan.
c. Evaluasi alternatif
Evaluasi alternatif merupakan proses dimana suatu alternatif
pilihan disesuaikan dan dipilih untuk memenuhi kebutuhan
konsumen.
d. Keputusan pembelian
Setelah tahap–tahap tersebut dilakukan, makakonsumen harus
mengambil keputusan.Bila konsumen juga membeli, konsumen
akan menjumpaiserangkaian keputusan yang harus diambil
menyangkut jenis produk,merek, penjual, kuantitas, dan lainnya
e. Perilaku setelah pembelian
Bagi perusahaan, perasaan dan perilaku sesudah pembelian
jugasangat penting. Perilaku mereka dapat mempengaruhi
penjualan ulang dan juga mempengaruhi ucapan-ucapan pembeli
kepada pihak lain tentang produk perusahaan.”