Definisi Lean


Dalam bukunya Lean Thinking, James Womack dan Daniel Jones mendefinisikan
lean manufacturing sebagai suatu proses yang terdiri dari lima langkah: mendefinisikan
nilai bagi pelanggan, menetapkan value stream, membuatnya “mengalir”, “ditarik” oleh
pelanggan, dan berusaha keras untuk mencapai yang terbaik. Untuk menjadi perusahaan
manufaktur yang lean diperlukan suatu pola pikir yang terfokus pada membuat produk
mengalir melalui proses penambahan nilai tanpa interupsi (one-piece flow), suatu sistem
“tarik” yang berawal dari permintaan pelanggan, dengan hanya menggantikan apa yang
diambil oleh proses berikutnya dalam interval yang singkat, dan suatu budaya dimana
semua orang berusaha keras melakukan peningkatan secara terus-menerus.
Tujuan utama dari implementasi lean adalah untuk mengidentifikasi dan
mengeliminasi waste dari suatu stasiun kerja. Eliminasi waste dilakukan dengan
mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah terhadap konsumen
karena aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah dapat menambah waktu dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan dan pada akhirnya akan mengurangi produktivitas dari
tiga faktor produksi yang mempengaruhi efisiensi proses antara lain pekerja, peralatan,
dan fasilitas. Lean pada awalnya merupakan terminologi yang digunakan untuk
mendeskripsikan pendekatan yang dilakukan di industri otomotif Jepang yaitu Toyota
untuk membedakannya dengan pendekatan produksi massal yang ada di Barat