Kualitas Produk


Suatu perusahaan pasti memiliki produk tertentu yang dapat di tawarkan kepada
konsumen, produk itu sendiri merupakan elemen yang penting karena dengan
adanya produk perusahaan dapat menetapkan harga, menyalurkan produk melalui
distribusi-distribusi perusahaan. Menurut (stanton, 2008) mendefinisikan produk
secara sempit diartikan sebagai sekumpulan atribut fisik yang dapat di
identifikasikan dalam sebuah bentuk nyata. Sedangkan menurut (Tjiptono, 2008)
mendefinisikan produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada
produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli, digunakan atau dikonsumsi
pasar yang terkait.
Produk merupakan suatu pusat dari kegiatan pemasaran dikarenakan produk
merupakan sebuah hasil dari suatu perusahaan yang di tawarkan ke pasar untuk
di perjual-belikan dan juga sebagai alat bagi perusahaan untuk mendapatkan
keuntungan. Jika dilihat dari segi konseptual, sebuah produk adalah pemahaman
subyektif dari produsen atas sesuatu yang bisa ditawarkan sebagai cara dalam
mencapai tujuan perusahaan melalui pemenuhan kebutuhan dan kegiatan
konsumen melalui kompetensi dan kapasitas perusahaan dan juga daya beli pasar.
Pemasaran produk juga di lihat dari konsumen dan peruntukan produk tersebut,
produk dapat di bedakan menjadi barang konsumen (consumer’s goods) dan
barang industry (industrial goods) dalam kehidupan sehari-hari kita sangat
bergantung pada produk tertentu seperti halnya barang konsumsi seperti beras,
mie instan dll.
Menurut (Tjiptono, 2011), kualitas produk merupakan suatu kondisi dinamis
yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang
memenuhi atau melebihi harapan. Sedangkan secara harfiah kualitas produk
adalah kemampuan suatu produk untuk melaksanakan fungsinya meliputi daya
tahan keandalan, ketepatan kemudahan operasi dan perbaikan, serta atribut
bernilai lainnya. Menurut (Kotler & armstong, 2008), kualitas produk (product
quality) Merupakan senjata strategi potensial untuk mengalahkan pesaing.
Sedangkan menurut (Handoko, 2002) kualitas produk adalah suatu kondisi dari
sebuah barang berdasarkan pada penilaian atas kesesuainnya dengan standar ukur
yang telah ditetapkan. Semakin sesuai standar yang ditetapkan maka akan dinilai
produk tersebut semakin berkualitas.
menurut (Tjiptono, 2008) mengemukakan, bahwa ada 8 dimensi dalam kualitas
produk, antara lain :
(1) Performance (kinerja), merupakan karakteristik operasi dan produk inti
(core product) yang dibeli. Misalnya kecepatan, kemudahan dan kenyamanan
dalam penggunaan,
(2) Durability (daya tahan), yang berarti daya tahan menunjukan usia produk,
yaitu jumlah pemakaian suatu produk sebelum produk itu digantikan atau rusak.