Aspek-aspek Kepuasan Kerja


Menurut Locke (dalam Sari, 2019:123) mengungkapkan bahwa terdapat
beberapa aspek kepuasan kerja yaitu :
a. Isi pekerjaan, mencakup yang melibatkan keterampilan, dan kemampuan
yang sesuai kualifikasi pekerjaan, variasi pekerjaan, kuantitas dan kualitas
pekerjaan, tingkat kesulitan, serta tanggung jawab individu dalam
mengerjakan pekerjaan tersebut.
b. Imbalan, mencakup sejauh mana imbalan yang diterima karyawan sesuai
dengan usaha yang telah dilakukan dalam bekerja. Imbalan yang dimaksud
dapat berupa gaji, insentif, dan tunjangan. Karyawan menghendaki sistem
imbalan yang adil.
c. Promosi jabatan, mencakup kesempatan memperoleh promosi jabatan yang
lebih tinggi. Selain memperoleh kesempatan promosi, aspek ini juga
mencakup keadilan dalam promosi jabatan.
d. Kondisi kerja, mencakup kepuasan terhadap kondisi lingkungan pekerjaan
seperti, tempat kerja, ruangan kerja, dan fasilitas perusahaan.
e. Rekan kerja, mencakup kepuasan hubungan atau interaksi karyawan
dengan karyawan lain baik yang setara tingkatannya, bawahan, atau
atasannya. Hubungan atau interaksi yang hangat atau harmonis akan bisa
menciptakan kepuasan kerja karyawan.
f. Pengawas, mencakup kepuasan terhadap pengawasan yang dilakukan oleh
atasannya.
Menurut Hariandja (dalam Paendong, Sentosa & Sarpan, 2019:39),
mengungkapkan bahwa terdapat beberapa aspek yang mampu mempengaruhi
kepuasan kerja yaitu :
a. Gaji, yaitu mencakup kesesuaian dan keadilan dari bayaran yang diterima
oleh seseorang atas pekerjaannya.
b. Pekerjaan itu sendiri, yaitu mencakup kepuasan terhadap pekerjaan yang
dijalani.
c. Rekan kerja, yaitu teman interaksi dalam bekerja.
d. Atasan, yaitu orang yang memberikan perintah/petunjuk mengenai
pelaksanaan kerja.
e. Promosi, yaitu mencakup probabilitas seseorang untuk berkembang melalui
kenaikan tingkat jabatan.
f. Lingkungan kerja, yaitu meliputi lingkungan fisik dan psikologis