Tipe-Tipe Kepemimpinan


Menurut Terry dalam Suwatno dan Priansa (2016) tipe-tipe kepemimpinan adalah sebagai
berikut:

  1. Kepemimpinan pribadi (personal leadership)
    Dalam tipe ini pemimpin mengadakan hubungan langsung dengan bawahannya, sehingga
    timbul hubungan pribadi yang intim.
  2. Kepemimpinan non-pribadi (non-personal leadership)
    Dalam tipe ini pimpinan tidak mengadakan hubungan langsung dengan bawahannya,
    sehingga antara atasan dan bawahan tidak timbul kontak pribadi. Hubungan antara
    pimpinan dengan bawahannya melalui perencanaan dan instruksi-instruksi tertulis.
  3. Kepemimpinan otoriter (authoritarian leadership)
    Dalam tipe ini pimpinan memperlakukan bawahannya secara sewenang-wenang, karena
    menganggap diri orang paling berkuasa, bawahannya digerakan dengan jalan paksa,
    sehingga para pekerja dalam melakukan pekerjaannya bukan karena ikhlas melakukan
    pekerjaannya, melainkan karena takut.
  4. Kepemimpinan kebapakan (paternal leadership)
    Dalam tipe ini pimpinan memperlakukan bawahannya seperti anak sendiri, sehingga para
    bawahannya tidak berani mengambil keputusan, segala sesuatu yang pelik diserahkan
    kepada bapak pimpinan untuk menyelesaikannya. Dengan demikian bapak sangat banyak
    pekerjaannya yang menjadi tanggung jawab anak buahnya.
  5. Kepemimpinan demokratis (democratic leadership)
    Dalam tipe ini pimpinan selalu mengadakan musyawarah dengan para bawahannya untuk
    menyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya yang sukar, sehingga para bawahannya merasa
    dihargai pikiran-pikirannya dan pendapat-pendapatnya serta mempunyai pengalaman yang
    baik di dalam menghadapi segala persoalan yang rumit. Dengan demikian para bawahan
    bergeraknya itu bukan karena rasa paksaan, tetapi karena rasa tanggung jawab yang timbul
    karena kesadaran atas tugas-tugasnya.
  6. Kepemimpinan bakat (indigenous leadership) Dalam tipe ini pimpinan dapat menggerakan
    bawahannya karena mempunyai bakat untuk itu, sehingga para bawahannya senang
    mengikutinya, jadi tipe ini lahir karena pembawannya sejak lahir seolah-olah ditakdirkan
    untuk memimpin dan diikuti oleh orang lain. Dalam tipe ini pimpinan tidak akan susah
    menggerakkan bawahannya, karena para bawahannya akan selalu menurut akan
    kehendaknya