Kotler dan Keller (2012:9) menyatakan terdapat enam dimensi yang perlu
diperhatikan dalam persepsi kualitas suatu produk, yaitu:
- Mutu kinerja (performance), dimensi yang paling basic dan berhubungan
dengan fungsi utama dari suatu produk. Seperti konsumen dapat
menemukan kemudahan dalam pengoperasian suatu produk. - Keandalan (reliability), adalah ukuran kemungkinan suatu produk tidak
akan rusak atau gagal dalam suatu periode tertentu. Seperti konsumen
menganggap produk yang dipilihnya mempunyai kualitas yang membuatnya
lebih handal dari produk lain. - Keistimewaan (feature), sebagian besar produk dapat ditawarkan dengan
berbagai keistimewaan, yakni karakteristik yang melengkapi fungsi dasar
produk. Dengan kata lain, produk memiliki karakteristik yang membuatnya
istimewa dari produk lain. - Daya tahan (durability), daya tahan atau keawetan menunjukkan suatu
pengukuran terhadap siklus produk dalam kondisi normal dan/ atau berat
baik secara teknis maupun waktu. Produk memiliki daya tahan yang lama
sehingga dipilih oleh konsumen. - Mutu kesesuaian (conformance quality), dimensi ini menunjukkan seberapa
jauh suatu produk dapat menyamai standar atau spesifikasi tertentu. - Gaya (style), dimensi ini banyak menawarkan aspek emosional dalam
mempengaruhi kepuasan pelanggan. Dan juga dapat menggambarkan
penampilaan serta perasaan yang ditimbulkan oleh produk bagi konsumen.
