Tinjauan literatur adalah fitur umum dari semua produk penelitian, terlepas dari disiplin atau subjeknya. Sebuah tinjauan literatur menjadi dasar untuk semua jenis penelitian atau pekerjaan yang dipelajari. Namun, terkadang proses tinjauan tersebut biasanya diabaikan sebagai bentuk analisis kualitatif. Proses yang dilakukan dalam membangun argumen dari sebuah literatur mirip dengan proses yang terlibat dalam menganalisis data kualitatif. Proses tersebut meliputi: membaca dan merefleksikan, berinteraksi dengan literatur/data dan mengomentarinya, mengidentifikasi tema kunci dan melakukan pengkodean; mengekstrak dari kutipan untuk digunakan saat menulis; menghubungkan ide-ide serupa dari berbagai artikel, mengidentifikasi kontradiksi dalam argumen, membandingkan perbedaan dalam artikel, membangun argumen/analisis sendiri dengan tautan ke bukti pendukung dalam data/literatur (Pautasso, 2013).Para peneliti telah mengembangkan berbagai strategi untuk menangani jumlah bahan yang dihasilkan oleh tinjauan literatur. Di masa lalu, sistem indeks digunakan sebagai alat tetapi dalam beberapa tahun terakhir, perangkat lunak bibliografi telah muncul sebagai alat yang disukai untuk mengatur dan membuat sebuah literatur review. Paket seperti EndNote, Reference manager, Mendeley,dll. Penggunaan alat dalam dalam mengolah sebuah referensi tentunya sangatlah membantu. Hal ini memungkinkan untuk mengunduh abstrak dalam beberapa atau seluruh artikel untuk dimasukkan dalam basis data bibliografi. Perangkat lunak tersebut menawarkan cara yang fleksibel untuk mencari dan mengurutkan referensi(Machi& McEvoy, 2008). Mereka memiliki tautan langsung dengan paket pengolah kata, membuatnya mudah untuk memasukkan kutipan yang benar pada suatu titik dalam teks. Mereka juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan bibliografi dalam gaya yang sesuai untuk berbagai jurnal. Selain itu, dimungkinkan pula untuk berkomentar dan merenungkan sebuah artikel, mengkodekannya dengan kata-kata kunci tertentu dll. Namun, paket-paket ini tidak dirancang untuk analisis data, sehingga proses ini dapat dilakukan hanya dengan cara yang terbatas. Paket analisis perangkat lunak khusus diperlukan untuk mendukung proses analisis yang terlibat dalam tinjauan literatur.Paket perangkat lunak seperti Atlas.ti, N4 Classic, N5, NVivo, WinMaxdll. Dapat digunakan untuk mendukung proses analisis yang terlibat dalam tinjauan literatur (Edwards-Jones, 2014). Mereka tidak mengganti perangkat lunak bibliografi yang disebutkan di atas, karena mereka tidak memiliki alat bibliografi yang dimiliki paket-paket tersebut. Tetapi alat analitis mereka dapat digunakan sebagai tambahan alat
