Dalam keseluruhan proses pendidikan disekolah, kegiatan belajar
merupakan kegiatan yang paling pokok. Ini berarti bahwa berhasil tidaknya
pencapaian tujuan pendidikan banyak tergantung kepada bagaimana proses belajar
yang dialami oleh siswa sebagai anak didik. Mengajar dan belajar merupakan dua
kegiatan yang berbeda tetapi terdapat hubungan yang erat dan saling pengaruh dan
mempengaruhi dan saling menunjang satu sama lain. Belajar juga merupakan
perubahan tingkah laku yang terjadi dari dalam diri individu, biasanya belajar
mengarah kepada yang lebih baik lagi, dari yang belum tahu menjadi tahu, dari
yang sudah tahu menjadi lebih tahu lagi dibandingkan yang sebelumnya.
Slameto (2010:2) “Belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan
seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara
keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan
lingkungannya”. Howard L. Kingskey dalam Syaiful Bahri Djamarah, (2011:13)
mengatakan bahwa “Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau
diubah melalui praktik atau latihan.
Mulyono Abdurrahman (2012:19) “Belajar merupakan suatu proses dari
seorang individu yang berupaya mencapai tujuan belajar atau yang biasa disebut
hasil belajar, yaitu suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap”.
Gagne dalam Suprijono (2010 : 2) berpendapat bahwa : ”Belajar adalah
perubahan disposisi atau kemampuan yang dicapai melalui aktivitas. Perubahan
disposisi tersebut bukan diperoleh langsung dari proses pertumbuhan seseorang
secara alamiah”.
Morgan dalam Suprijono (2010:3) berpendapat bahwa ”Belajar adalah
perubahan perilaku yang bersifat permanen sebagai hasil dari pengalaman”.
Dari defenisi diatas dapat dinyatakan bahwa belajar adalah perubahan
tingkah laku yang terjadi dari dalam diri individu, biasanya belajar mengarah
kepada yang lebih baik lagi, dari yang belum tahu menjadi tahu, dari yang sudah
tau menjadi lebih tahu lagi dibandingkan yang sebelumnya. Atau serangkaian
kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil
dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang
menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotor
