Sumber Data Primer (skripsi tesis dan disertasi)

Data primer merupakan data yang langsung dikumpulkan oleh peneliti. Metode atau pendekatan yang dapat dilakukan dalam proses pengumpulan data bersifat primer ini dapat menggunakan angket atau kuesioner, wawancara, pengamatan, tes, dokumentasi dan sebagainya (Suryani, 2015). Instrumen pengumpulan data sendiri merupakan alat yang digunakan untuk pengumpan data, yaitu dapat berupa lembar cek list. Kuesioner (angket terbuka atau tertutup), pedoman wawancara, camera photo, video camera, buku catatan, dan lain sebagainya (Suryani, 2015).

1. Metode kuesioner

Angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan tau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan responden untuk dijawabnya metode kuesioner dapat dilakukan melalui tatap muka langsung, maupun melalui kuesioner surat (baik melalui surat dalam bentuk kertas maupun surat elektronik). Kuesioner yang diberikan secara langsung memiliki kelebihan, yaitu: a. Peneliti dapat secara langsung bertatap muka dengan responden sehingga tujuan penelitian dan kegunaan penelitian dapat disampaikan secara   langsung sehingga dapat meningkatkan mengurangi keraguan responden dan motivasi untuk menjawab secara jujur. b. Peneliti dapat memeriksa langsung kelengkapan isi dari kuesioner yang diberikan. c. Penyebaran kuesioner yang dilakukan secara serentak yang dilakukan oleh tim survei dapat mengumpulkan data dalam waktu yang singkat dan relatif murah dibandingkan metode wawancara. d. Peneliti dapat secara langsung memberikan penjelasan jika pernyataan atau pertanyaan yang tidak dipahami oleh responden

2. Metode observasi

Observasi merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar. Metode observasi digolongkan menjadi dua yaitu: a. Participant observation, yaitu peneliti secara langsung terlibat dalam kegiatan sehari-hari orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data. b. Non-participant observation, yaitu penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati. Kelemahan metode ini adalah peneliti tidak akan memperoleh data yang mendalam karena hanya bertindak sebagai pengamat dari luar tanpa mengetahui makna yang terkandung di dalam peristiwa. 3. Wawancara Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung anta pengumpul data maupun peneliti terhadap nara sumber atau sumber data, wawancara pada penelitian sampel besar biasanya hanya dilakukan sebagai studi pendahuluan. Wawancara terbagai menjadi wawancara terstruktur dan tidak terstruktur. Wawancara terstruktur yaitu peneliti telah mengetahui pasti apa informasi yang ingin digali dari responden sehingga daftar pertanyaannya sudah dibuat secara sistematis. Peneliti juga dapat menggunakan alat bantu tape recorder, 23 kamera foto dan material lainnya yang dapat membantu kelancaran wawancara. Sedangkan wawancara secara tidak terstruktur adalah wawancara bebas, yaitu peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan yang akan diajukan secara spesifik, dan hanya memuat poin-poin penting masalah yang ingin digali dari responden.