a. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengetahui apakah item-item yang ada dalam kuesioner mampu mengukur peubah yang didapatkan dalam penelitian ini. (Ghozali, 2006). Maksudnya untuk mengukur valid atau tidaknya suatu kuesioner dilihat jika pertanyaan dalam kuesioner tersebut mampu mengungkapkan suatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.
b. Uji Reabilitas
Instrumen dikatakan reliabel terdapat kesamaan data dalam waktu yang berbeda. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten meskipun diuji berkali-kali. Jika hasil dari Cronbach alpha > 0,60 maka data tersebut mempunyai keandalan yang tinggi. (Ghozali, 2006).
c. Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dengan menggunakan metoode Partial Least Square (PLS). PLS merupakan metode alternatif analisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis varians. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan metode resampling Bootstrap. Statistik uji yang digunakan adalah statistic t atau uji t. Kriteria pengujian untuk variabel laten eksogen berpengaruh terhadap variabel laten endogen apabila t-hitung > t-tabel dengan nilai t-tabel sebesar 1.96 (pada taraf nyata 5%) untuk P Values < 0.05. P Values merupakan ukuran probabilitas kekuatan dan bukti unuttuk menolak atau menerima hipotesis. Semakin kecil nilai P maka akan semakin kuat bukti tersebut untuk menolak Hipotesis
