Setiap orang yang bekerja mengharapkan memperoleh kepuasan dari
tempatnya bekerja. Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bermanfaat
individual karena setiap individual akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-
beda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu.
Menurut Robbins (dikutip di Wibowo,2017:415) kepuasan kerja adalah
sikap umum terhadap pekerjaan seseorang, yang membedakan antara jumlah
penghargaan yang diterima pekerja dan jumlah yang seharusnya mereka terima.
Menurut Sutrisno (2020:74) terdapat bermacam-macam penegrtian atau
batasan tentang kepuasan kerja. Pertama, Pengertian yang memandang kepuasan
kerja sebagai suatu reaksi emosional yang kompleks. Reaksi emosional ini
merupakan akibat dari dorongan, keinginan, tuntutan dan harapan-harapan
karyawan terhadap pekerjaan yang dihubungkan dengan realitas-realitas yang
dirasakan karyawan, sehingga menimbulkan suatu bentuk reaksi emosional yang
berwujud perasaan senang, perasaan puas, ataupun perasaan tidak puas.
Kedua, pengertian yang menyatakan bahwa kepuasan kerja adalah suatu
sikap karyawan terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan situasi kerja, kerja
sama antar karyawan, imbalan yang diterima dalam kerja, dan hal-hal yang
menyangkut faktor fisik dan psikologis. Sikap terhadap pekerjaan ini merupakan
hasil dari sejumlah sikap khusus individu, dan hubungan sosial individu di luar
pekerjaan sehingga menimbulkan sikap umum individu terhadap pekerjaan yang
dihadapinya.
Menurut Davis (dikutip di Mangkunegara,2019:117) kepuasan kerja adalah
suatu perasaan yang menyokong atau tidak menyokong diri pegawai yang
berhubungan dengan pekerjaannya maupun dengan kondisi dirinya. Perasaan
35
yang berhubungan dengan pekerjaan melibatkan aspek-aspek seperti upah atau
gaji yang diterima, kesempatan pengembangan karir, hubungan dengan pegawai
lainnya, penempatan kerja, jenis pekerjaan, struktur organisasi perusahaan, mutu
pengawasan. Sedangkan perasaan yang berhubungan dengan dirinya, antara lain
umur, kondisi kesehatan, kemampuan, pendidikan.
Menurut Afandi (2021:73)kepuasan kerjayaitu kepuasan yang hadir
dalamdiri setiap individu manusia karena setiap individu memiliki tingkat
kepuasan yang berbeda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap
individu.Kepuasan kerja adalah suatu efektifitas atau respon emosional terhadap
berbagai aspek pekerjaan, seperangkat perasaan karyawan tentang menyenangkan
atau tidaknya pekerjaan mereka. Sikap umum terhadap pekerjaan seseorang yang
menunjukan perbedaan antara jumlah penghargaan yang diterima pekerja dan
jumlah yang seharusnya mereka terima.
