Menurut (Mitchell et al., 2001) mengidentifikasi 3 dimensi utama yang
mempengaruhi keputusan karyawan untuk tetap bertahan di organisasi
yaitu :
- Fit (sesuai) : Kesesuaian antara nilai tujuan, dan kebutuhan individu
dengan organisasi serta komunitas tempat tinggalnya. Semakin tinggi
tingkat kesesuaian, semakin besar kemungkinan karyawan untuk tetap
bertahan. - Links (hubungan) : Jumlah dan kualitas hubungan formal maupun
informal yang dimiliki individu dengan organisasi dan komunitas.
Hubungan yang kuat dan banyak meningkatkan keterikatan karyawan
terhadap organisasi. - Sacrifice (pengorbanan) : Persepsi individu terhadap kerugian yang
akan dialami jika meninggalkan organisasi, termasuk kehilangan
manfaat material dan psikologis. Semakin besar pengorbanan yang
dirasakan, semakin kecil kemungkinan karyawan untuk keluar.
