Efikasi diri seseorang dapat diungkap melalui dimensi efikasi diri.
Bandura mengatakan bahwa efikasi diri seseorang terdiri dari tiga dimensi
yaitu: 1) magnitude, 2) strength dan 3) generality. Masing-masing dimensi
tersebut mempunyai peran penting dalam performansi seseorang.
1) Magnitude atau tingkat kesulitan tugas ini berkaitan dengan tingkat
kesulitan tugas yang mampu diselesaikan seseorang.
2) Strenght atau kekuatan keyakinan merujuk pada kuat atau lemahnya
keyakinan individu akan keberhasilannya dalam menghadapi suatu
permasalahan. Kuat lemahnya keyakinan juga didukung oleh
pengalaman-pengalaman yang pernah dialami seseorang.
3) Generality atau luas bidang perilaku merupakan keleluasaan dari
efikasi diri yang dimiliki seseorang untuk digunakan dalam situasi yang
berbeda. Dimensi ini berkaitan dengan seberapa luas bidang perilaku
yang diyakini untuk berhasil dicapai oleh individu.
General self efficacy atau general efikasi diri menurut Bandura (1977)
menjelaskan mengenai kemampuan kita untuk berkinerja pada saat keadaan
penuh tekanan sebagai fungsi dari keyakinan atau kepercayaan diri kita atau
level dari efikasi diri. Sherer dkk (1982) juga mengungkapkan bahwa
perbedaan individu dalan efikasi diri secara umum ada dan perbedaan
tersebut berhubungan dengan perilaku, sebuah pengalaman masa lalu
individu dengan kegagalan dan kesuksesan dalam berbagai situasi harus
menghasilkan set yang general (umum), eskpektasi yang dibawa terus oleh
individu pada set situasi yang baru. general self efficacy memungkinkan
individu menguasai situasi yang baru, yang tidak terikat dengan situasi atau
perilaku yangspesifiik Hal ini menjelaskan bahwa efikasi diri merupakan
karakteristik yang seharusnya ada dan dimiliki seseorang untuk berhasil
dalam pekerjaan secara umum, dan dalam penelitian ini, pekerjaan sebagai
broker. Generalisasi ini, merujuk pada sejauh mana harapan berlaku umum
dalam setiap situasi yang dihadap
