Menurut Hasibuan (2016) motivasi berasal dari bahasa latin, Mavare yang
berarti dorongan atau daya penggerak. Motivasi ini hanya diberikan kepada
manusia, khususnya kepada para bawahan atau pengikut. Motivasi mempersoalkan
bagaimana caranya mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka mau bekerja
keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilannya untuk
mewujudkan tujuan perusahaan.
Menurut Siagian (2005) motivasi diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu,
motivasi intrinsik, adalah motivasi yang murni yang timbul dari dalam diri
seseorang untuk mencapai tujuan yang sesungguhnya, dan motivasi ekstrinsik,
adalah motivasi yang timbul berkat dorongan dari luar diri seseorang. Motivasi
dalam bekerja yaitu hygiene factors dan motivator factors (Alshmenmri, 2017).
Hygiene factors merupakan motivasi ekstrinsik yaitu motivasi yang timbul akibat
pengaruh dari luar individu tersebut, sedangkan motivator factors merupakan
motivasi yang timbul akibat pengaruh dari dalam diri individu tersebut untuk
melakukan sesuatu (Meng & Wang, 2016).
