Menurut Samsul (2006), pasar modal adalah tempat atau sarana bertemunya
antara permintaan dan penawaran atas instrumen keuangan jangka panjang,
umumnya lebih dari satu tahun. Sementara itu, Sundjaja dan Barlian (2003)
mendefinisikan pasar modal dalam arti sempit dan luas. Dalam arti sempit, pasar
modal merupakan kegiatan yang mempertemukan penjual dan pembeli dana
jangka panjang. Selanjutnya, dalam arti luas pasar modal adalah semua pasar yang
terorganisir dan lembaga-lembaga yang memperdagangkan warkat-warkat kredit
(biasanya yang berjangka waktu lebih dari satu tahun) termasuk saham, obligasi,
hipotek, dan tabungan serta deposito berjangka.
Pasar modal merupakan sarana perusahaan untuk meningkatkan kebutuhan dana
jangka panjang dengan menjual saham atau mengeluarkan obligasi. Untuk
manarik pembeli dan penjual untuk berpartisipasi, pasar modal harus bersifat
likuid dan efisien. Suatu pasar modal dikatakan likuid jika penjual dapat menjual
dan pembeli dapat membeli surat-surat berharga dengan cepat. Pasar modal
dikatakan efisien jika harga dari surat-surat berharga mencerminkan nilai dari
perusahaan secara akurat (Jogiyanto, 2003).
Hadi (2013) mengungkapkan, dalam perputaran roda perekonomian, sumbersumber pembiayaan merupakan tulang punggung pengembangan usaha (bisnis).
Untuk itu, dibutuhkan solusi sumber dana yang memiliki risiko rendah serta
tawaran pilihan-pilihan instrumen yang memiliki jangka waktu panjang. Pasar
modal muncul sebagai suatu alternatif solusi pembiayaan jangka panjang,
sehingga oleh perusahaan pengguna dana dapat leluasa memanfaatkan dana
tersebut dalam rangka keputusan investasi. Terdapat tiga fungsi pasar modal,
yaitu:
- Bagi Perusahaan
Pasar modal memberikan ruang dan peluang bagi perusahaan untuk
memperoleh sumber dana yang relatif memiliki risiko investasi rendah
dibandingkan sumber dana jangka pendek dari pasar uang. - Bagi investor
Alternatif investasi bagi pemodal, terutama pada instrumen yang
memberikan likuiditas tinggi. Pasar modal memberikan ruang investor dan
profesi lain memanfaatkan untuk memperoleh return yang cukup tinggi. - Bagi Perekonomian Nasional
Dalam daya dukung perekonomian secara nasional, pasar modal memiliki
peran penting dalam rangka meningkatkan dan mendorong pertumbuhan
dan stabilitas ekonomi. Hal itu ditunjukkan dengan fungsi pasar modal yang
memberikan sarana bertemunya antara lender dengan borrower. Disitu,
terjadi kemudahan penyediaan dana untuk sektor riil dalam peningkatan
produktivitas, sementara pada sisi lain pihak investor akan memperoleh
apportunity keuntungan dari dana yang dimiliki.
