Menurut Malayu Hasibuan dalam Lestari (2015) indikator dari kualitas kerja
pegawai yaitu:
- Potensi Diri
Potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud
maupun yang telah terwujud, yang di miliki seseorang, tetapi belum
sepenuhnya terlihat atau di gunakan secara maksimal. - Hasil Kerja Optimal
Hasil kerja optimal harus di miliki oleh seorang pegawai, pegawai harus bisa
memberikan hasil kerjanya yang terbaik, salah satunya dapat di lihat dari
produktivitas organisasi, kualitas kerja, kuantitas kerja. Kualitas kerja adalah
kegiatan yang di lakukan oleh pegawai telah memenuhi berbagai persyaratan,
spesifikasi dan harapan yang telah di tetapkan. Kualitas kerja merupakan suatu
hasil pekerjaan atau sebaik apa harus di selesaikan. Kualitas kerja pegawai
dapat di lihat dari adanya kemampuan menghasilkan pekerjaan yang
memuaskan, tercapainya tujuan secara efektif, dan efisien serta kecakapan
yang di tunjukkan dalam menjalankan pekerjaannya. Kuantitas pekerjaan
adalah banyaknya jumlah yang harus di selesaikan atau di kerjakan pegawai
sesuai target waktu yang telah di tetapkan dan dapat menyelesaikan lebih dari
satu pekerjaan dalam satu waktu dengan baik. - Proses Kerja
Proses kerja merupakan suatu tahapan terpenting di mana pegawai
menjalankan tugas dan perannya dalam suatu organisasi, melalui proses kerja
ini kinerja pegawai dapat di lihat dari kemampuan membuat perencanaan kerja,
kreatif, dalam melaksanakan pekerjaan, mengevaluasi tidakan kerja,
melakukan tindakan perbaikan.
Kinerja yang baik dan berkualitas dapat terlihat dari bagaimana seorang
pegawai dapat melakukan sebuah pekerjaan mulai dari proses perencanaan
sampai proses perbaikan. Pegawai yang memiliki perencanaan kerja yang
matang, kreativitas yang tinggi, mampu mengevaluasi tindakan, serta dapat
memperbaiki tindakan tanpa menunggu perintah dari atasan merupakan
seorang pegawai yang memiliki pemikiran yang rasional dan memiliki inisiatif
sendiri untuk melakukan pekerjaan itu. - Antusiasme
Antusiasme merupakan suatu sikap dimaa seorang pegawai melakukan
kepedulian terhadap pekerjaannya hal ini bisa di lihat dari kehadiran,
pelaksanaan tugas, motivasi kerja, komitmen kerja. Pegawai yang memiliki
antusiame akan senantiasa meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan segala
tugas dan tanggunng jawab nya hal ini harus selalu di tumbuhkan dalam jiwa
pegawai sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kinerjanya.
