Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan


Menurut Mitchel dalam Sedarmayanti (2001:51), menyebutkan aspekaspek yang meliputi kinerja yang dapat dijadikan ukuran kinerja seseorang,
yaitu sebagai berikut:
a. Kualitas Kerja (Quality of Work)

  1. Hasil kerja yang diperoleh
  2. Kesesuaian hasil kerja dengan tujuan organisasi
  3. Manfaat hasil kerja
    b. Ketepatan Waktu (Promptness)
  4. Penataan rencana kegiatan/ rencana kerja
  5. Ketepatan rencana kerja
  6. Ketepatan waktu dalam tugas
    c. Inisiatif (Initiative)
  7. Pemberian ide/ gagasan dalam berorganisasi
  8. Tindakan untuk menyelesaikan permasalahan
    d. Kemampuan (Capability)
  9. Kemampuan yang dimiliki
  10. Keterampilan yang dimiliki
  11. Kemampuan memanfaatkan sumber daya atau potensi
    e. Komunikasi (Communication)
  12. Komunikasi intern (ke dalam) organisasi
  13. Komunikasi ekstern (ke luar) organisasi
  14. Relasi dan kerjasama dalam pelaksanaan tugas Indikator
    Sedangkan menurut Bernadin dan Russel (2000:213), menjelaskan
    enam kriteria primer yang digunakan untuk mengukur kinerja :
    a. Quality, merupakan tingkat sejauh mana proses atau hasil
    pelaksanaan kegiatan mendekati kesempurnaan atau mendekati
    tujuan yang diharapkan.
    b. Quantity, merupakan jumlah yang dihasilkan, misalkan jumlah
    rupiah, jumlah unit, jumlah siklus, kegiatan yang diselesaikan.
    c. Timeliness, adalah tingkat sejauh mana suatu kegiatan diselesaikan
    pada waktu yang dikehendaki dengan memperhatikan kordinasi
    output lain serta waktu yang tersedia untuk kegiatan lain.
    d. Cost effectiviness, adalah tingkat sejauh mana penggunaan daya
    organisasi (manusia, keuangan, teknologi, material) dimaksimalkan
    utnuk mencapai hasil tertinggi atau pengurangan kerugian dari
    setiap unit penggunaan sumberdaya.
    e. Need for supervisor, merupakan tingkat sejauh mana seorang dapat
    melaksanakan suatu fungsi pekerjaan tanpa memerlukan
    pengawasan seorang supervisor untuk mencegah tindakan yang
    kurang diinginkan.
    f. Interpersonal impact, merupakan tingkat sejauh mana
    karyawan/pekerja memelihara harga diri, nama baik dan kerjasama
    di antara rekan kerja dan bawahan.