Menurut Mangkunegara dalam Tarigan et al (2021) merumuskan
beberapa indikator dari pelatihan kerja, yaitu :
1) Tujuan Pelatihan
Dalam memastikan pencapaian tujuan pelatihan yang
dapat diukur dengan jelas, perencanaan pelatihan harus
ditujukan untuk meningkatkan keterampilan kerja peserta agar
mereka dapat mencapai tingkat kinerja yang optimal. Selain itu,
tujuan pelatihan juga melibatkan peningkatan pemahaman
peserta terhadap etika kerja yang harus diterapkan di dalam
lingkungan kerja.
2) Materi
Materi pelatihan harus disesuaikan dengan kurikulum
yang relevan dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh
perusahaan. Selain itu, materi pelatihan harus diperbarui secara
teratur agar peserta pelatihan dapat memahami dan mengatasi
masalah yang terkait dengan kondisi terkini.
3) Metode Pelatihan
Metode pelatihan digunakan untuk menjamin
berlangsungnya kegiatan pelatihan yang efektif sehingga
maksud dan goals dari pelatihan tersebut dapat tercapai dengan
maksimal dan peserta mampu memahami materi dengan baik.
4) Peserta Pelatihan
Peserta pelatihan perlu diseleksi berdasarkan persyaratan
tertentu dan kualifikasi yang sesuai dengan tugas dan
tanggungjawabnya, sehingga peserta pelatihan akan memiliki
semangat yang tinggi dalam mengikuti pelatihan
5) Kualifikasi Pelatih
Pelatihan berorientasi pada peningkatan skill dari
peserta, maka sangat diperlukannya pelatih yang kompeten
sesuai bidangnya sehingga mampu memberikan dan
menyampaikan materi pelatihan dengan baik kepada peserta
pelatihan.
