Setiap pegawai dalam organisasi dituntut untuk memberikan kontribusi positif
melalui kinerja yang baik, mengingat kinerja organisasi tergantung pada kinerja pegawainya
(Gibson,2017). Kinerja adalah tingkat terhadap para pegawai mencapai persyaratan
pekerjaan secara efisien dan efektif (Simamora, 2016). Menurut Dessler (2016) kinerja
pegawai merupakan prestasi kerja, yakni perbandingan antara hasil kerja yang dapat dilihat
secara nyata dengan standar kerja yang telah ditetapkan organisasi. Kemudian Robbins
(2018) mendefinisikan kinerja yaitu suatu hasil yang dicapai oleh pegawai dalam
pekerjaanya menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan.Selanjutnya
Mangkunegara (2016) kinerja ialah hasil kerja baik secara kualitas maupun kuantitas yang
dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang
diberikan kepadanya.Sedangkan Rivai (2018) kinerja diartikan kesediaan seseorang atau
kelompok orang untuk melakukan suatu kegiatan, dan menyempurnakannya sesuai tanggung
jawabnya dengan hasil seperti yang diharapkan.
