Keputusan pembelian merupakan pemikiran dimana individu mengevaluasi
berbagai pilihan dan memutuskan pilihan pada suatu produk dari sekian banyak
pilihan. Menurut Dewi et al., (2020) keputusan pembelian adalah ketika
konsumen melakukan pencarian informasi mengenai suatu produk atau merek
tertentu, dan mengevaluasi seberapa baik produk dapat menyelesaikan masalah
yang mengarah terhadap keputusan pembelian.
Pengambilan keputusan pembelian pada sebuah produk konsumen
memerlukan sebuah proses dimana suatu keputusan pembelian yang dipengaruhi
oleh adanya keinginan dan juga pengaruh dari lingkungan. Studi sebelumnya
menyatakan bahwa keputusan pembelian untuk produk yang relatif murah dan
frekuensi pembeliannya tinggi merupakan keputusan yang bersifat otomatis tanpa
banyak berpikir Sihotang & Ellyawati (2020). Pembeli cenderung tidak terlalu
berkomitmen pada sebuah merek. Pemasar yang memasarkan produk dengan
keterlibatan rendah dan dengan sedikit perbedaan merek sering menggunakan
promosi harga untuk mempromosikan penjualan.
Tahap-tahap proses keputusan pembelian:
- Problem Recognition (Pengenalan Masalah)
Pada tahap ini konsumen mengetahui ada masalah atau kebutuhan yang
harus diselelsaikan atau dipenuhi. - Information Research (Pencarian Informasi)
Pada tahap ini konsumen mencari sebanyak-banyaknya informasi atas
alternatif-alternatif pilihan akan barang atau jasa yang dibutuhkan dan
diinginkan. - Evaluation of Alternatives (Evaluasi Alternatif)
Konsumen akan mengevaluasi manfaat produk atau jasa yang akan dibeli
tersebut dari berbagai alternatif yang tersedia. - Purchase Decision (Keputusan Pembelian)
Pada tahap ini konusmen telah menetapkan pilihan pada satu alternatif dan
melakukan pembelian. - Postpurchase Decision (Perilaku Pasca Pembelian)
Pada tahap setelah pembelian, konsumen akan mengalami level kepuasan
dan ketidakpuasan.
