Proses Keputusan Pembelian


Terdapat lima tahapan yang dilewati pembeli untuk mencapai
keputusan pembelian. Menurut Manap (2016:248) tahapan
keputusan digambarkan dalam sebuah model sebagai berikut:

  1. Pengenalan Masalah
    Proses dalam pengambilan keputusan dengan pengenalan
    masalah atau kebutuhan pembeli menyadari suatu perbedaan
    antara keadaan yang sebenarnya dan keadaan yang
    diinginkannya. Kebutuhan itu bisa digerakan oleh rangsangan
    dari dalam diri pembeli atau dari luar.
  2. Pencarian Informasi
    Konsumen dalam memenuhi kebutuhannya melakukan
    pencarian informasi yang berhubung dengan kebutuhannya.
    Seberapa jauh orang mencari informasi tergantung pada kuat
    lemahnya dorongan kebutuhan, banyaknya informasi yang
    dimiliki, kemudahan memperoleh informasi dan kepuasan yang
    diperoleh dari kegiatan mencari informasi.
  3. Evaluasi Alternatif
    Evaluasi alternatif merupakan tahap dari proses keputusan
    pembelian, yaitu ketika konsumen menggunakan informasi
    untuk mengevaluasi merek alternatif dalam pilihan yang
    dilakukannya. Produsen harus berusaha memahami cara
    konsumen mengenai informasi yang diperolehnya dan sampai
    pada sikap mengenai produk merek dan keputusan untuk
    membeli.
  4. Keputusan Pembelian
    Keputusan pembelian merupakan tahap dari proses pengambilan
    keputusan pembelian yaitu ketika konsumen benar membeli,
    konsumen akan membeli merek yang diinginkan dan sesuai
    dengan kebutuhan. Dalam keputusan pembelian konsumen
    mempertimbangkan terlebih dahulu sesuai 20 dengan
    kebutuhannya.
  5. Keputusan Pasca Pembelian
    Tingkah laku pasca pembelian merupakan tahap proses ketika
    konsumen mengambil tindakan lebih lanjut setelah membeli
    berdasarkan pada penilaian rasa puas atau tidak puas. Apabila
    harapan konsumen dan situasi yang diterima sesuai dengan
    dengan yang diinginkannya dan merasa puas maka akan ada
    pengulangan pembelian di masa akan datang.