Menurut penelitian oleh Susanto dan Wardhani (2019), promosi media
sosial yang efektif dapat meningkatkan citra merek, yang pada akhirnya
mendorong niat pembelian ulang. Studi oleh Hidayat dan Kusuma (2020)
menunjukkan bahwa konsumen lebih cenderung setia kepada merek yang aktif
dan menarik dalam promosi media sosial, karena hal ini menciptakan citra merek
yang positif di benak mereka. Penelitian ini diperkuat oleh temuan dari Fadilah
dan Pratomo (2021), yang menyatakan bahwa citra merek memainkan peran
penting sebagai mediator dalam hubungan antara promosi media sosial dan niat
pembelian ulang. Konsumen yang menerima promosi media sosial yang menarik
dan konsisten cenderung memiliki persepsi positif terhadap citra merek dan lebih
mungkin untuk melakukan pembelian ulang.
