Komponen strategi bisnis terdiri dari :
- Visi dan tujuan bisnis
Dengan visi untuk arah bisnis dapat membuat instruksi yang jelas dalam strategi
bisnis untuk apa yang perlu dilakukan dan siapa yang bertanggung jawab untuk itu. - Nilai inti atau Core Value
Strategi yang baik memandu eksekutif tingkat atas serta departemen tentang apa
yang harus dan tidak boleh dilakukan, sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi. - Analisis SWOT
Terdiri dari strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunities (peluang),
dan threats (ancaman) yang merupakan proses perencanaan yang membantu
perusahaan mengatasi tantangan dan menentukan apa yang harus dituju secara
keseluruhan. Analisis ini termasuk dalam setiap strategi yang harus anda lakukan,
karena memungkinkan perusahaan untuk mengandalkan kekuatannya dan
menggunakan ini sebagai keuntungan. Ini juga membuat perusahaan sadar akan
kelemahan atau ancaman. - Taktik
Banyak strategi dalam usaha mengartikulasikan detail operasional untuk bagaimana
pekerjaan harus dilakukan untuk memaksimalkan efisiensi. Orang-orang yang
bertanggung jawab atas taktik memahami apa yang perlu dilakukan, menghemat
waktu dan usaha. - Rencana alokasi sumber daya
Strategi yang terstruktur akan menemukan sumber daya yang diperlukan untuk
menyelesaikan rencana, bagaimana sumber daya akan dialokasikan dan siapa yang
bertanggung jawab untuk melakukannya. - Pengukuran
Strategi dalam kelangsungan usaha juga mencakup cara untuk melacak output
perusahaan, mengevaluasi kinerjanya dalam kaitannya dengan target yang ditetapkan
sebelum meluncurkan strategi
