Menurut Tjiptono (2017:291) peranan harga dapat di jabarkan
sebagai berikut:
a. Harga yang dipilih berpengaruh langsung terhadap tingkat
permintaan dan menentukan tingkat aktivitas;
b. Harga jual secara langsung menentukan profitabilitas operasi;
c. Harga yang ditetapkan oleh perusahaan mempengaruhi persepsi
umum terhadap produk;
d. Strategi penetapan harga harus selaras dengan komponen bauran
pemasaran lainnya;
e. Akselerasi perkembangan teknologi dan semakin singkatnya siklus
hidup produk menuntut penetapan harga yang akurat sejak awal;
f. Proliferasi merek dan produk seringkali yang seringkali tanpa
dibarengi diferensiasi memadai berimplikasi pada pentingnya
positioning harga yang tepat;
g. Peraturan pemerintah, etika, dan pertimbangan social (seperti
pengendalian harga, penetapan laba maksimum, otorisasi kenaikan
harga, dan seterusnya) membatasi otonomi dan fleksibilitas
perusahaan dalam menetapkan harga;
h. Berkurangnya daya beli di sejumlah kawasan dunia berdampak
pada semakin tingginya sensivitas harga, yang pada gilirannya
memperkuat peranan harga sebagai instrument pendorong
penjualan dan pangsa pasar.
