Tujuan Penetapan Harga


Ada beberapa tujuan penetapan harga, menurut Tjiptono
(2017:291-292) Terdapat lima jenis tujuan penetapan harga, sebagai
berikut :
a. Tujuan berorientasi pada laba. Tujuan ini dipakai oleh perusahaan
yang menggunakan pendekatan target laba yaitu tingkat laba yang
diharapkan sebagai sasaran laba. Ada dua jenis target laba yang
biasanya digunakan yakni target marjin dan target ROI (Return on
invesment).
b. Tujuan berorientasi pada volume. Harga ditetapkan sedemikian
rupa agar dapat mencapai target volume penjnualan, nilai penjualan
atau pangsa pasar.
c. Tujuan berorientasi pada citra. Citra (image) sebuah perusahaan
dapat dientuk melalui strategi penetapan harga penetapan harga
mahal untuk membentuk atau mempertahankan citra prestisius.
Harga murah dapat digunakan untuk membentuk citra nilai tertentu
(image of value), misalnya dengan memberikan jaminan bahwa
harganya merupakan harga yang terendah disuatu wilayah tertentu.
d. Tujuan stabilisasi harga. Stabilisasi dilakukan dengan jalan
menetapkan harga untuk mempertahankan hubungan yang stabil
antara harga sebuah perusahaan dan harga pemimpin industry
(industry leader)
e. Tujuan-tujuan lainnya. Harga dapat pula ditetapkan dengan tujuan
mencegah masuknya pesaing, mempertahankan loyalitas
pelanggan, mendukung penjualan ulang, mendapatkan aliran kas
secepatnya, atau menghindari campur tangan pemerintah