Wheeler (2018) menyatakan bahwa kesadaran dan pengakuan seseorang
terhadap sebuah merek difasilitasi oleh identitas visual yang mudah diingat
dan diidentifikasi. Sebuah identitas visual yang dapat dengan mudah
diingat akan menimbulkan asosiasi merek dalam benak target konsumen
dan menciptakan persepsi konsumen terhadap merek. Bentuk, warna, dan
wujud menjadi faktor visual yang dapat mempengaruhi persepsi seseorang
dalam mengingat sebuah identitas visual.
- Shapes
Bentuk adalah unsur pertama yang diidentifikasi dan diingat oleh otak
manusia. - Color
Warna mampu memicu emosi dan menciptakan asosiasi merek dalam
benak seseorang. Warna juga digunakan untuk membedakan satu
merek dengan merek yang lainnya, sehingga merek lebih mudah untuk
diidentifikasi oleh target konsumen, dan dapat membangun brand
awareness yang tepat. - Form
Setelah bentuk dan warna, maka konten lainnya yang ada pada merek
dipahami
