Strategi dalam rangka membangun Brand Image yang kuat dapat dilakukan
melalui beberapa cara, Firmansyah (2019:164) antara lain yaitu :
1) Positioning Merk
Pasar harus memposisikan merek dengan jelas dalam pikiran pelanggan
sasaran. Merek bisa diposisikan secara lebih baik dengan mengasosiasikan nama
kepada manfaat yang diinginkan.
2) Pemilihan Nama Merek
Kualitas yang diinginkan untuk nama merek antara lain :
Nama merek harus menunjukan manfaat dan kualitas produk, nama merek harus
mudah diucapkan, dikenali dan diingat. Nama merek harus berbeda, nama merek
harus dapat diperluas, nama merek harus mampu diterjemaahkan dengan mudah ke
dalam bahasa asing
3) Pengembangan Merek
Organisasi memiliki empat pilihan ketika mengembangkan merek,
organisasi dapat ide produk yang baik juga datang dari pelanggan. Organisasi bisa
menganalisis pertanyaan dan keluhan pelanggan dalam menemukan produk yang
bekerja lebih baik untuk memecahkan masalah customer.
4) Penyaringan Ide
Tujuan penciptaan ide yaitu menciptakan ide dalam jumlah banyak. Tujuan
dari tahap berikutnya yaitu mengurangi jumlah tersebut. Tahap pertama
pengurangan ide adalah penyaringan ide, membantu untuk menemukan ide baik
dan membuang ide buruk secepat mungkin
5) Pengembangan dan Pengujian Konsep
Ide yang menarik harus dikembangkan menjadi sebuah konsep produk,
penting dalam membedakan antara ide produk, konsep produk, serta citra produk.
Ide produk yaitu ide bagi produk yang mungkin bisa perusahaan tawarkan kepada
pasar. Konsep produk yaitu versi detail dari ide produk baru yang dinyatakan dalam
bahasa konsumen yang mempunyai arti.
6) Pengujian Konsep
Merupakan uji konsep produk baru dengan sekelompok konsumen sasaran.
Konsep mungkin dipresentasikan kepada konsumen secara simbolik atau fisik.
7) Pengembangan Produk
Sejauh ini, bagi banyak konsep produk baru, produk hanya ada dalam
deskripsi kata-kata, gambar, atau contoh kasar
