Citra Merek (Brand Image)


Citra merek atau brand image adalah kesan pelanggan terhadap suatu merek, termasuk
makna simbolis yang diasosiasikan pelanggan dengan atribut produk atau layanan tertentu
(Chinomona, 2016). Citra merek juga mempengaruhi persepsi pelanggan tentang kualitas
merek dan menentukan kapan konsumen harus memilih satu merek daripada yang lain, itu jugayang paling kritis (Kim & Chao, 2019). Menurut Kotler dan Keller (2016), citra merek adalah persepsi konsumen terhadap suatu merek yang mencerminkan relevansi yang muncul di benak konsumen ketika mengingat suatu merek tertentu. Kemudian menurut Tjiptono (2015:49), citra merek merupakan penjelasan tentang relevansi dan keyakinan konsumen tentang suatu merek
tertentu. Kehadiran citra merek yang baik menciptakan kesan konsumen yang positif terhadap
produk dan membuatnya lebih dapat diterima oleh konsumen.
Merek menurut Tjiptono (2005), adalah gambaran dari asosiasi dan kepercayaan
pelanggan tentang merek tertentu. Citra merek sendiri memiliki arti yang sama dengan
pencitraan sebuah merek. Citra merek adalah semua asosiasi yang dimiliki konsumen dengan
merek. Relevansi ini dapat diukur dalam tiga dimensi: kekuatan merek (strength), keunggulan
(favorability), dan keunikan (uniqueness) dibandingkan merek pesaing. Citra merek adalah
keuntungan, reputasi, citra umum dan daya tarik khusus dari suatu merek. Membangun citra
merek yang positif dapat dicapai melalui program pemasaran produk yang kuat. Ini menyoroti
manfaat unik dan pembeda dari produk lain