Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Ulang


Menurut Kotler & Armstrong (2011:135-150) dalam Puspitasari (2016)
faktor utama yang mempengaruhi minat seseorang untuk melakukan pembelian
ulang, yaitu sebagai berikut ini :

  1. Faktor Kultur
    Kultur dan kelas sosial seseorang dapat mempengaruhi minat seseorang
    dalam melakukan pembelian. Konsumen memiliki persepsi, keinginan dan
    tingkah laku yang dipelajari sedari kecil, sehingga pada akhirnya akan
    membentuk persepsi yang berbeda-beda pada masing-masing konsumen. Faktor
    nasionalitas, agama, kelompok ras dan wilayah geografis juga berpengaruh pada
    masing-masing individu.
  2. Faktor Psikologis
    Meliputi pengalaman belajar individu tentang kejadian di masa lalu, serta
    pengaruh sikap dan keyakinan individu. Pengalaman belajar dapat didefinisikan
    sebagai suatu perubahan perilaku akibat pengalaman sebelumnya. Timbulnya
    minat konsumen untuk melakukan pembelian ulang sangat dipengaruhi oleh
    pengalaman belajar individu dan pengalaman belajar konsumen yang akan
    menentukan tindakan dan pengambilan keputusan membeli.
  3. Faktor Pribadi
    Kepribadian, umur, pekerjaan, situasi ekonomi dan juga lifestyle dari
    konsumen itu sendiri akan mempengaruhi persepsi dan pengambilan keputusan
    dalam membeli. Oleh karena itu, peranan restoran penting dalam memberikan
    pelayanan yang baik kepada konsumennya. Faktor pribadi ini termasuk di
    dalamnya konsep diri. Konsep diri dapat didefinisikan sebagai cara kita melihat
    diri sendiri dan dalam waktu tertentu sebagai gambaran tentang upah yang kita
    pikirkan. Dalam hubungan dengan minat beli ulang, restoran perlu menciptakan
    situasi yang diharapkan konsumen. Begitu pula menyediakan dan melayani
    konsumen dengan produk yang sesuai dengan yang diharapkan konsumen.
  4. Faktor Sosial
    Mencakup faktor kelompok anutan (small reference group). Kelompok
    panutan didefinisikan sebagai suatu kelompok orang yang mempengaruhi sikap,
    pendapat, norma dan perilaku konsumen. Kelompok panutan ini merupakan
    kumpulan keluarga, kelompok atau orang tertentu. Dalam menganalisis minat beli
    ulang, faktor keluarga berperan sebagai pengambil keputusan, pengambil inisiatif,
    pemberi pengaruh dalam keputusan pembelian, penentu apa yang dibeli, siapa
    yang melakukan pembelian dan siapa yang menjadi pengguna. Pengaruh
    kelompok acuan terhadap minat beli ulang antara lain dalam menentukan produk
    dan merek yang mereka gunakan yang sesuai dengan aspirasi kelompoknya. Ke
    efektifan pengaruh niat beli ulang dari kelompok anutan sangat tergantung pada
    kualitas produksi dan informasi yang tersedia pada konsumen