Manajemen Retensi Karyawan


Agar dapat mengelola retensi karyawan dengan baik, penting bagi
perusahaan untuk mengatur retensi para karyawan. Apabila kurang diperhatikan,
retensi karyawan kemungkinan besar tidak berjalan optimal. Menurut Mathis &
Jackson (2006), proses manajemen retensi karyawan terdiri atas:

  1. Pengukuran dan Penilaian Retensi Karyawan
    Untuk memastikan bahwa tindakan yang tepat diambil untuk meningkatkan
    retensi karyawan dan mengurangi turnover, keputusan manajemen lebih
    membutuhkan data dan analsis daripada kesan subjektif dari kondisi
    individual yang dipilih, atau reaksi terhadap hilangnya beberapa karyawan
    penting. Oleh karena itu penting untuk mempunyai beberapa jenis ukuran dan
    analisis yang berbeda. Data yang dapat diukur dan dinilai, terdiri dari:
  2. Analisis Pengukuran Perputaran
  3. Biaya Turnover
  4. Survei Karyawan
  5. Wawancara Keluar Kerja