Pengertian Influencer Marketing


Influencer merupakan individu yang mendapatkan suatu popularitas di
media sosial dari berbagai partisipasi yang dilakukan oleh audiens menurut Forbes
dalam Carissa & Aruman, 2019 dalam (Hashina Izzaty & Nur Utami, 2024a)
Influencer marketing didefinisikan sebagai bentuk pemasaran yang
memanfaatkan figur publik, seperti selebriti, blogger, atau pengguna media sosial
dengan jumlah pengikut besar, untuk memengaruhi keputusan pembelian
konsumen. Menurut Belanche et al. 2021 dalam Alfina Damayanti, Fia
Amalia,Pupung Purnamasari (2025)
Influencer memiliki kemampuan untuk memengaruhi opini, preferensi, dan
perilaku pembelian audiens melalui kredibilitas, daya tarik, serta hubungan
emosional yang mereka miliki. Kredibilitas influencer, yang mencakup
keahlian, kepercayaan, dan daya tarik, menjadi salah satu faktor utama dalam
keberhasilan kampanye pemasaran menurut Al-Mu’ani et al., 2023 dalam Alfina
Damayanti, Fia Amalia,Pupung Purnamasari (2025).
Berdasarkan pendapat dari beberapa ahli di atas dapat disimpulkan bahwa
Influencer merupakan orang yang mendapatkan ketenaran di media sosial dan
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pandangan, kesukaan, serta tindakan
pembelian audiens melalui kepercayaan, daya tarik, dan keterikatan emosional yang
mereka ciptakan dengan pengikutnya
Ada 5 indikator untuk mengukur Influencer Marketing, yaitu terdiri dari
Kredibilitas, Daya Tarik Fisik, Kepercayaan, Respect, Kesamaan.

  1. Kredibilitas: Merupakan keahlian, kompetensi, dan pengetahuan
    influencer yang membuat audiens yakin terhadap pesan promosi yang disampaikan.
  2. Daya Tarik Fisik: Penampilan visual atau pesona personal influencer yang
    berfungsi menarik perhatian dan membangun sikap positif audiens terhadap
    produk.
  3. Kepercayaan: Tingkat kejujuran dan objektivitas influencer yang dirasakan
    audiens, sehingga mereka merasa aman mengikuti rekomendasi pembelian.
  4. Respect: Rasa hormat atau kekaguman audiens terhadap kepribadian dan
    prestasi influencer, yang memperkuat hubungan emosional dan efektivitas pesan.
  5. Kesamaan: Adanya kemiripan karakteristik, nilai, atau gaya hidup antara
    influencer dan audiens, sehingga produk yang dipromosikan terasa lebih releva