Kesimpulan
Manajemen konstruksi adalah pendekatan manajerial yang memastikan proyek konstruksi dapat diwujudkan secara efektif, efisien, aman, bermutu, dan sesuai tujuan pemilik proyek. Keberhasilannya bergantung pada kemampuan mengintegrasikan pengelolaan lingkup, waktu, biaya, mutu, keselamatan, sumber daya, pengadaan, risiko, komunikasi, dan kontrak sepanjang siklus hidup proyek.
Dengan demikian, manajemen konstruksi tidak dapat dipandang hanya sebagai kegiatan pengawasan pekerjaan fisik. Manajemen konstruksi merupakan proses pengendalian strategis dan operasional yang menentukan apakah suatu proyek mampu memberikan nilai, fungsi, dan manfaat yang diharapkan bagi pemilik maupun pengguna akhir.
