Manajemen kompensasi menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah
perusahaan. Karyawan yang memiliki kompetensi umumnya melihat
“bayaran yang tinggi” sebagai konsekuensi atas kemampuan yang
dimilikinya. Tingkatan kompensasi menentukan gaya hidup, status dan
perasaan karyawan terhadap perusahaannya.
Paket kompensasi sendiri terdiri atas gaji, tunjangan-tunjangan yang
menjadi pengeluaran pokok secara kritis mempengaruhi posisi kompetitif
perusahaan. Untuk lebih jelasnya, definisi kompensasi menurut para ahli
antara lain sebagai berikut:
Menurut Ardana (2012), kompensasi adalah segala sesuatu yang
diterima oleh karyawan sebagai balas jasa atas kontribusinya kepada
perusahaan. Menurut Handoko (2014) kompensasi adalah segala sesuatu
yang diterima para karyawan sebagai balas jasa untuk kerja mereka.
Menurut Hasibuan (2013) kompensasi adalah semua pendapatan yang
berbentuk uang, barang langsung ataupun tidak langsung yang diterima oleh
karyawan sebagai imbalan atas apa yang diberikan kepada perusahaan.
Menurut Gary Dessler (2005), kompensasi karyawan merujuk pada
semua bentuk gaji karyawan yang timbul dari pekerjaan mereka. Ungkapan
„semua bentuk pembayaran‟ didalam definisi tidak termasuk manfaat non-
keuangan, tetapi semua kompensasi finansial langsung dan tidak
langsung.karyawan saat ini tidak mau bekerja hanya untuk uang saja,
mereka mengharapkan „ekstra‟ atau „tambahan‟. Tambahan ini dikenal
sebagai imbalan kerja, juga dikenal sebagai tunjangan. Imbalan kerja
merupakan bentuk non-finansial dari kompensasi yang ditawarkan di luar
upah tunai
