Fungsi Kepemimpinan


Dalam upaya mewujudkan tujuan organisasi, tujuan organisasi bisa tercapai
ketika seorang pemimpin mampu menjalakan tugas dan fungsinya dengan baik.
Menurut Syamsu Badu dan Novianti Djafri (2019:47) secara operasional dapat
dibedakan menjadi lima fungsi pokok kepemimpinan, yaitu :

  1. Fungsi instruktif
    Pemimpin berfungsi sebagai komunikator menentukan apa (isi perintah),
    bagaimana (cara mengerjakan perintah), bilamana (waktu memulai,
    melaksanakan, dan melaporkan hasilnya), dan dimana (tempat mengerjakan
    perintah) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Sehingga fungsi
    orang yang dipimpin hanyalah melaksanakan perintah.
  2. Fungsi konsultatif
    Pemimpin dapat menggunakan fungsi konsultatif sebagai komunikassi dua
    arah. Hal tersebut digunakan mana kala pemimpin dalam usaha menetapkan
    keputusan yang memerlukan bahan pertimbangan dan berkonsultasi dengan
    orang-orang yang dipimpinnya.
  3. Fungsi Partisipasi
    Dalam menjalankan fungsi partisipasi pemimpin harus berusaha dan mampu
    mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam pengambilan
    keputusan maupun dalam melaksanakannya..
  4. Fungsi Delegasi
    Dalam menjalankan fungsi delegassi, pemimpin memberikan pelimpahan
    wewenang membuat atau menetapkan keputusan. Fungsi delegasi sebenarnnya
    adalah kepercayaan seorang pemimpin kepada orang yang diberi kepercayaan
    untuk pelimpahan wewenang dengan melaksankannya secara bertanggung
    jawab.
  5. Fungsi Pengendalian
    Fungsi pengendalian berasumsi bahawa kepemimpinan yang efektif harus
    mampu mengatur aktivitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinassi
    yang efektif, sehingga tercapainya tujuan bersama secara maksimal. Dalam
    melaksanakan fungsi pengendalian, pemimpin dapat mewujudkan melalui
    kegiatan bimbingan, pengarahan, koordimasi dan pengawaan.
    Fungsi kepemimpinan merupakan usaha untuk mengarahkan anggota
    kelompok agar memiliki semangat yang tinggi dan bekerja sebaik mungkin. Fungsi
    kepemimpinan juga berkaitan dengan membangun hubungan antara individu atau
    kelompok dalam organisasi.