Tahapan Pengembangan Usaha


Dalam melakukan kegiatan pengembangan usaha, seseorang
wirausaha pada umumnya melakukan pengembangan kegiatan
usaha tersebut melalui tahap – tahap pengembangan usaha
menurut pandangan Budiarta (2009), sebagai berikut:
1) Memiliki Ide Usaha
Awal usaha seorang wirausaha berasal dari suatu ide
usaha. Ide usaha yang dimiliki seorang wirausaha dapat
berasal dari berbagai sumber. Ide usaha dapat muncul setelah
melihat keberhasilan bisnis orang lain dengan pengamatan.
Selain itu ide usaha juga dapat timbul karena adanya sense of
bisiness yang kuat dari seorang wirausaha.
2) Penyaringan Ide/Konsep Usaha
Pada tahap selanjutnya, wirausahawan akan
menuangkan ide usaha ke dalam konsep usaha yang
merupakan tahap lanjut ide usaha ke dalam bagian bisnis
yang lebih spesifik. Penyaringan ide-ide usaha akan
dilakukan melalui suatu aktifitas penilaian kelayakan ide
usaha secara formal maupun yang dilakukan secara informal.
3) Pengembangan Rencana Usaha (Business Plan)
Wirausaha adalah orang yang melakukan penggunaan
sumber daya ekonomi untuk memperoleh keuntungan. Maka
komponen utama dari perencanaan usaha yang akan
27
dikembangkan oleh seorang wirausaha adalah perhitungan
proyeksi rugi-laba dari bisnis yang dijalankan. Proyeksi labarugi merupakan muara dari berbagai komponen perencanaan
bisnis lainnya yaitu perencanaan bisnis yang bersifat
operasional. Dalam menyusun rencana usaha (business plan),
para wirausahawan memiliki perbedaan yang dalam
membuat rincian rencana usaha.
4) Implementasi Rencana Usaha dan Pengendalian Usaha
Rencana usaha yang telah dibuat baik secara rinci
maupun global, tertulis maupun tidak tertulis selanjutnya
akan diimplementasikan dalam pelaksanaan usaha. Rencana
usaha akan menjadi panduan bagi dalam pelaksanaan usaha
yang akan dilakukan seorang wirausaha. Dalam kegiatan
implementasi rencana usaha, seorang wirausaha akan
mengerahkan berbagai sumber daya yang dibutuhkan seperti
modal, material, dan tenaga kerja untuk menjalnkan kegiatan
usaha.
Mengidentifikasi tahapan sangat penting dalam
pengembangan usaha dan kapan hal tersebut terjadi. Kadang
kita perlu membahas tahapan tahapan yang sudah dilakukan,
sehingga pengkaji memahami seberapa cepat usaha telah
berkembang sampai pada titik persiapan rencana usaha.