Indikator Kualitas Pelayanan


Kualitas pelayanan dapat diukur dengan menggunakan lima indikator
dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL) sebagai berikut:

  1. Bukti langsung (tangibles)
    Yaitu kemampuan perusahaan dalam menunjukkan eksistensinya
    kepada pihak eksternal. Dalam hal ini berupa fasilitas fisik, peralatan
    yang digunakan atau dapat pula berupa representasi fisik atau jasa,
    meliputi :
    a. Fasilitas yang menarik
    b. Kebersihan, kerapian dan kenyamanan ruangan
    c. Kelengkapan peralatan
    d. Penampilan karyawan
  2. Keandalan (reliability)
    Yaitu kemampuan untuk memberikan pelayanan dengan segera, akurat
    dan memuaskan sesuai dengan yang dijanjikan. Hal ini berarti
    perusahaan memberikan pelayanannya secara tepat sejak pertama
    kalinya, meliputi :
    a. Memberikan pelayanan sesuai janji
    b. Tanggung jawab pelayanan kepada konsumen akan masalah
    pelayanan
    c. Memberikan pelayanan tepat waktu
    d. Memberikan informasi kepada konsumen tentang kapan pelayanan
    yang dijanjikan akan direalisasikan.
  3. Daya tanggap (responsiveness)
    Yaitu keinginan dan kesigapan dari para karyawan untuk membantu
    pelanggan dalam memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya,
    meliputi:
    a. Memberikan pelayanan secara cepat dan tepat
    b. Kerelaan untuk membantu dan menolong konsumen
    c. Penanganan keluhan pelanggan
    d. Siap dan tanggap untuk menangani respon permintaan konsumen
  4. Jaminan (assurance)
    Yaitu kemampuan para karyawan untuk menumbuhkan rasa percaya
    pelanggan terhadap perusahaan berupa kompetensi (memiliki
    keterampilan dan pengetahuan yang berhubungan dengan perusahaan);
    kesopanan (sikap sopan santun, perhatian dan keramahtamahan yang
    dimiliki oleh para contact personal); kredibilitas (sifat jujur dan dapat
    dipercaya yang mencakup nama perusahaan, reputasi perusahaan dan
    karakteristik pribadi), meliputi :
    a. Sopan santun karyawan dalam memberikan pelayanan
    b. Karyawan memiliki pengetahuan yang luas sehingga dapat
    menjawab pertanyaan konsumen
    c. Kemampuan karyawan untuk membuat konsumen merasa aman saat
    menggunakan jasa perusahaan
  5. Empati (empathy)
    Yaitu perhatian yang tulus dan bersifat pribadi yang diberikan kepada
    para pelanggan dengan berupaya untuk memahami keinginan
    pelanggan, meliputi:
    a. Kemudahan kepada konsumen untuk menghubungi perusahaan
    b. Memberikan perhatian individu kepada konsumen
    c. Karyawan yang mengerti keinginan dan kebutuhan konsumen serta
    selalu mendengarkan saran dan keluhan dari pelanggan