Menurut Titisari, (2016) mengenai manfaat Organizational Citizenship
Behavior terhadap organisasi yaitu:
- Membantu menghemat energi sumber daya yang langka untuk memelihara
fungsi kelompok. - Dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan
kelompok kerja. - Meningkatkan stabilitas kinerja organisasi.
- Mampu meningktakan produktivitas manajer.
- Meningkatkan kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan
lingkungan. - Dapat menghemat sumber daya yang dimiliki manajemen dan organisasi
secara keseluruhan. - Meningkatkan kemapuan organisasi untuk menarik dan mempertahankan
pegawai terbaik. - Dapat meningkatkan produktivitas rekan kerja.
Sedangkan menurut Widyanti, (2019) manfaat dari Organizational
Citizenship Behavior yaitu: - Perilaku organisasi atau Organizational Citizenship behavior berfungsi
sebagai peta jalan bagi kehidupan anggota dalam organisasi. Melakukan
penelitian sistematis yang berguna dalam memahami dan memprediksi umur
suatu organisasi.
19 - Organizational Citizenship Behavior ini membantu setiap individu memahami
perilaku dirinya sendiri dan orang lain dalam organisasi untuk meningkatkan
hubungan interpersonal diantara orang-orang dalam organisasi. - Organizational Citizenship Behavior berguna untuk menjaga hubungan tenaga
kerja manajemen. Jika prinsip-prinsip manajemen dapat diterapkan secara
efektif pada suatu organisasi, maka akan sangat membantu dalam
mempertahankan dan memotivasi pegawai dalam organisasi
