Wawancara Terstruktur

Wawancara terstruktur memiliki pertanyaan yang telah ditentukan sebelumnya dalam urutan yang ditetapkan. Mereka seringkali tertutup, menampilkan pertanyaan dikotomis (ya/tidak) atau pilihan ganda. Sementara wawancara terstruktur terbuka ada, mereka jauh lebih jarang. Jenis pertanyaan yang diajukan menjadikan wawancara terstruktur alat yang dominan kuantitatif.

Mengajukan serangkaian pertanyaan dalam urutan tertentu dapat membantu Anda melihat pola di antara respons, dan ini memungkinkan Anda dengan mudah membandingkan respons antar peserta sekaligus menjaga agar faktor lain tetap konstan. Ini dapat mengurangi bias penelitian dan mengarah pada keandalan dan validitas yang lebih tinggi. Namun, wawancara terstruktur bisa terlalu formal, serta terbatas dalam ruang lingkup dan fleksibilitas.

Wawancara terstruktur mungkin cocok untuk penelitian Anda jika:
Anda merasa sangat nyaman dengan topik Anda. Ini akan membantu Anda merumuskan pertanyaan Anda dengan paling efektif.
Anda memiliki waktu atau sumber daya yang terbatas. Wawancara terstruktur sedikit lebih mudah untuk dianalisis karena sifatnya yang tertutup, dan dapat menjadi upaya yang dapat dilakukan untuk seorang individu.
Pertanyaan penelitian Anda bergantung pada menjaga kondisi lingkungan di antara peserta tetap konstan.