Menurut Hammer, Demsky, Kossek, & Johnson (2016) serta Afsar, Badir, &
Bin Saeed (2018), karakteristik dukungan supervisor meliputi:
- Dukungan emosional (Emotional Support)
Dukungan ini ditunjukkan melalui empati, perhatian, dan kepedulian supervisor
terhadap kondisi emosional karyawan. Supervisor yang memberikan dukungan
emosional cenderung terbuka, mau mendengarkan, dan memahami kesulitan atau
tekanan yang dihadapi bawahannya. - Dukungan instrumental (Instrumental Support)
Merupakan bantuan langsung yang diberikan oleh supervisor dalam bentuk
sumber daya, bantuan teknis, atau kemudahan operasional untuk menyelesaikan
pekerjaan. Dukungan ini sangat penting terutama saat karyawan menghadapi beban
kerja tinggi atau keterbatasan sarana. - Dukungan informasi (Informational Support)
Dukungan ini meliputi pemberian arahan, panduan, atau informasi yang jelas
dari supervisor agar karyawan dapat melaksanakan tugas dengan baik. Informasi
yang tepat membantu mencegah kesalahpahaman dan memperlancar pelaksanaan
pekerjaan. - Dukungan penilaian (Appraisal Support)
Supervisor memberikan umpan balik, pengakuan atas kinerja, serta dorongan
untuk pengembangan diri. Dukungan ini mendorong motivasi dan meningkatkan
rasa percaya diri karyawan terhadap kontribusi yang mereka berikan.
