Elemen dari Employee Engagement


Berntal – DDI dalam White papernya – Measuring Employee
Engagement (DDI 2010) menyatakan bahwa berdasarkan penelitian yang
dilakukan oleh Development Dimension International Inc (DDI)
menyimpulkan Employee engagement terdiri dari 3 elemen yaitu : Focused
Work / Pekerjaan Yang Fokus, Interpersonal Support / Dukungan
Interpersonal, Individual Value / Nilai-nilai Individu.
a. Pekerjaan Yang Fokus
Karyawan akan merasa engaged ketika mereka mendapatkan arah
yang jelas, kinerja yang terlihat dan lingkungan kerja yang efisien.
Disamping dorongan pribadi dan motivasi untuk berkontribusi,
karyawan seharusnya mengerti dimana merka harus fokus pada
usahanya. Tanpa strategi yang jelas, dan petunjuk dari pemimpin
seniornya, karyawan akan menghilangkan waktunya yang bernilai pada
kegiatan yang tidak ada bedanya untuk kesuksesan organisasi.
Sebagai tambahan, walaupun mereka mendapatkan arahan dari
atasannya di tempat, karyawan harus menerima umpan balik untuk
memastikan bahwa mereka sudah pada jalan yang tepat dan hal tersebut
terlihat dari kinerjanya. Untuk hal tertentu, mereka harus tahu bahwa
kinerja yang rendah tidak dapat diterima dan aka nada konsekuensinya
terhadap hal tersebut.
Karyawan ingin bekerja pada suatu lingkungan yang efisien dalam
hal waktu, sumber daya dan anggarannya. Orang akam kehilangan ras
loyal pada organisasinyanya ketika mereka melihat sesuatu yang
berlebihan dan tidak efektif, Misalnya, karyawan akan merasa frustasi
saat disuruh melakukan sesuatu yang tidak penting atau membuang
waktu dalam meeting yang tidak perlu.
b. Dukungan Interpersonal
Karyawan akan merasa engaged bila bekerja dalam keadaan yang
nyaman, dan lingkungan yang kooperatif. „Nyaman‟ dalam konteks
disini adalah karyawan saling mempercayai satu sama lain, dan bisa
dengan cepat menyelesaikan masalah yang muncul diantara mereka.
Mereka bisa saling mendukung satu sama lain dan memfokuskan
perhatian mereka pekerjaan yang benar-benar penting untuk mereka.
Konflik akan menghabiskan waktu dan energi, harus segera
diselesaikan dengan cepat. Penelitian lain dari perusahaan ‘The Great
Place to Work Institute’ juga menemukan bahwa kepercayaan dan
harmoni diantara karyawan sebagai prinsip yang mendasari organisasi-
organisasi terbaik.
Sebagai tambahan, karyawan tetap membutuhkan kerjasama untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan. Kemitraan antar departemen dan
didalam kerja grup memastikan karyawan saling berkomunikasi dan
mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk kerja mereka.
c. Nilai – Nilai Individu
Karyawan akan merasa engaged ketika mereka memberikan
kontribusi sesuai kemampuan uniknya, pengalaman pemberdayaan dan
kesempatan untuk pengembangan dir